Huawei Mate 20 Pro. Fiturnya Bikin Flagship Lain Minder!


Setelah beberapa bulan akhir-akhir ini bocorannya menghiasi internet, Huawei risikonya secara resmi sudah meluncurkan dua smartphone flagship yang dikembangkannya, Mate 20 Pro dan Mate 20. Keduanya datang dengan tunjangan otak terbaru, adalah Kirin 980. Tapi kali ini kita akan membahas Mate 20 Pro saja, sebab Mate 20 Pro yakni model tertinggi Mate 20 Series.

Seperti kita pahami kompetisi di segmen flagship dikala ini semakin sengit. Beragam teknologi yang dihidangkan makin bermacam-macam. Trend dual camera yang bisa bokeh-bokehan tampaknya sekarang akan naik ke level yang lebih tinggi yaitu triple camera. Selain kamera, fitur-fitur mutakhir apalagi sih yang ada di hape Huawei Mate 20 Pro ini? Yuk kita bahas satu persatu.


Kita diskusikan dari sisi desain dulu. Dibandingkan dengan pendahulunya Huawei P20 Pro dan juga hape-hape lain saat ini desain belakang hape ini tampaklebih simetris. Kenapa? Karena posisi kamera dikumpulkan di tengah berikut dengan flash nya. Desain ini menurut saya membuat hape ini terlihat sungguh anggun dan lebih clean, terlebih dengan beberapa pilihan warnanya yang cukup atraktif.


Pilihan warna di hape ini ada 4 ialah, Emerald Green, Twilight, Midnight blue, dan Black. Khusus Emerald Green & Midnight Blue kalau kita lihat lebih detail ada tekstur garis yamg menciptakan hape ini menjadi kian terlihat berkelas dan nyaman untuk di genggam, kaya megang tangan gebetan gitu. Untuk warna twilight juga tidak kalah bagus, warna ini juga muncul sebelumnya di Huawei Nova 3i. Untuk Black ya hitam aja, nothing special.

Sekarang kita beralih ke bagian depan. Nah di depan kita pasti akan melihat sesuatu yang mulai mainstreem di hape-hape jaman now, ialah adanya poni atau notch. Beberapa orang mungkin tidak senang dengan adanya poni ini. Tapi menurut aku itu bukan sesuatu yang mengusik, asalkan asalkan ada alsannya dan bukan sekedar gimmick.

Huawei Mate 20 Pro tiba dengan layar dan santunan kamera yang lebih mutakhir. Layarnya telah mengadopsi teknologi OLED melengkung yang memiliki bentang ukuran 6,39 inci dengan resolusi 2K+ tepatnya 3120 x 1.440 piksel yang menciptakan kerapatan layar 531 PPI. Tak hanya itu, Huawei juga membenamkan pemberian HDR.


Selain itu Mate 20 Pro ini mempunyai pemindai sidik jari di dalam layar. Tak coba-coba, Huawei membenamkan fitur keamanan biometrik terbaru ini yang punya sensitif terhadap tekanan. Ya! Sebuah inovasi yang menarik yang tentunya ditawarkan oleh Huawei.


Selain sensor sidik jari, kamera depan Huawei Mate 20 Pro ini juga dilengkapi dengan pemindai paras atau 3D Face Unlock canggih yang mampu mengetahui muka dari 30.000 titik yang ada di tampang kita. Gokil!


Selain itu, body Mate 20 Pro ini juga bersertifikasi IP68, yang artinya anti air dan bubuk. Makara mampu diajak main ke pantai atau bak renang  nih. Kalo diajak nyelem atau buat underwater photography gimana? Lebih baik jangan deh. Tapi jangan kuatir Huawei sediakan aksesoris khusus Snorkling Case kalo mau ajak hape kamu nyelem sampe 5 meter.


Sekarang kita lanjut ke daleman nya. Huawei Mate 20 Pro ini dipersenjatai dengan Kirin 980 HiAI yang merupakan chipset bikinan Huawei sendiri dan ialah prosesor mobile performa tinggi pertama di dunia yang dibangun memakai arsitektur 7nm. Dibanding seri sebelumnya yang menggunakan CPU Cortex-A73, Kirin 980 dengan CPU Cortex-A76 memperlihatkan kenaikan penampilan sampai 75% dan power efisensi hingga 58%.


Memiliki delapan inti, Huawei membagi tiga bab otak Kirin 980, yaitu 2x 2.6 GHz Cortex-A76, 2x 1.92 GHz Cortex-A76 dan 4 x1.8 GHz Cortex-A55. Ketiga bab tersebut akan melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan, misalkan ketika menyimak musik hanya satu otak yang jalan, sedangkan ketika memainkan game dengan grafis tinggi akan membuat ke-delapan otaknya berlangsung sekaligus.


Selain untuk penampilan prosesor ini juga menjinjing Artificial Intelligence (AI) ke tingkat yang lebih lanjut. Salah satunya pada sektor kamera. Ponsel dengan 3 kamera bukan merupakan hal gres bagi Huawei. Sebelumnya mereka sudah menggunakannya pada seri P20 Pro. Masih berhubungan dengan Leica, Huawei membuat AI di Mate 20 series mampu mengenali sampai 1500 scene berlainan, lebih banyak dari P20 Pro yang hanya 500. Lebih lanjut, AI nya mempunyai fitur 3D predictive focus yang mampu mengenali objek bergerak dan memusatkan fokusnya pada objek tersebut.


Itu aja masih ada lagi sob. Ada tiga modul kamera di seri Mate 20 Pro, adalah 40 MP aperture f/1.8 wide, 20 MP aperture f/2.2 ultra wide dan telephoto 8 MP aperture f/2.4. Huawei sepertinya mendengarkan unek-unek pengguna dengan meninggalkan lensa Black and White di P20 Pro dan menggantinya dengan lensa ultra-wide, begitu juga dengan seri Mate 20.


Adanya lensa wide tentunya menolong pengguna untuk mengabadikan gambar dengan angle lebih lebar, terutama dikala berpergian. Seluruh view panorama akan tampakdengan lensa ini.

Kecanggihan AI hape ini berlanjut ke sektor pengambilan video. Penggunaan AI pada video membuat kamu mampu mengambil video kolam profesional.


AI Cinema mode memungkinkan kau mengambil video dengan faktor rasio hingga 20:9 plus realtime HDR. Hasilnya bakal jadi Cinematic banget nih.


Nah untuk mode ini kau mampu memisahkan warna objek dan background untuk lebih mendramatisir video. Misalnya kau merekam objek penari dan backgroundnya mau dibuat debu-bubuk. Keren kan?


Nah di mode Director's Cut ini si teknologi AI bakal mengenali orang-orang yang ada di video kamu dan secara otomatis menciptakan editan sendiri untuk orang yang dia identifikasi tersebut. Jadi jikalau sebuah dikala kamu punya momen spesial dengan beliau, mampu pribadi di share dengan hasil editan yang sudah dibuat oleh tata cara AI tersebut.

Mungkin mirip-seperti sama video yang suka dibentuk Facebook dikala kita ulang tahun atau video highlights yang ada di Google Photos kali ya? CMIIW.


Udah segitu aja? Beluum.. masih ada lagi yang serba AI dari hape ini. Kamera nya mampu memindai objek seperti mainan atau boneka menjadi 3D objek yang mampu di gerak-gerakan nantinya dari hape kita. Teknologi ini tampaknya perpaduan antara AI dan AR (Augmented Reality). dan bisa di upload juga ke jejaring sosial yang support objek 3D mirip Facebook.


Untuk Baterai Mate 20 Pro ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 4200mAh dengan management daya yang dikelola AI tentunya akan mendukung aktivitas berhape dengan lebih usang.


 Selain baterai besar untuk seri Mate 20 Pro ini juga dilengkapi dengan pinjaman SuperCharger 40W. Output yang dihasilkan dari kepala charger tersebut ialah 10V/4A yang mana meningkat dua kali lipat dibanding Supercharge sebelumnya cuma 5V/4.5A. Dan sudah mendapat akta keselamatan fast-charging dari TUV. Yang mampu mengisi baterai dari 0-70% cuma dalam waktu 30 menit!


Selain charging yang cepat, hape ini juga bisa menjadi powerbank wireless. Ya, hape ini bisa reverse charge yang digunakan untuk charge hape lain yang support wireless charging. Dan pastinya hape ini juga mampu memakai wireless charging untuk mengisi daya selain menggunakan charger kabel.
Ada satu hal yang sungguh-sungguh baru disini. Huawei tampaknya hendak membuat standart baru untuk penyimpanan eksternal. Jika kita 15 tahun kemudian menngenal Sekolah Dasar Card, kemudian mengecil jadi Mini SD, Lalu yang terakhir kita sering gunakan adalah Micro Sekolah Dasar. Kali ini untuk pertama kalinya di dunia Huawei menciptakan NM Card atau Nano Memory Card yang kedepannya sepertinya akan menjadi tolok ukur baru semua hape di dunia. ukurannya sebesar nano SIM Card yang kita pakai untuk kartu operator. Makara kedepannya tidak ada lagi slot hybrid. tetapi cukup dengan 2 slot nano sim card.


Huawei juga sudah menginformasikan harga untuk seri Mate 20 Pro ini. Harga yang di berikan dikala launching di London kemarin adalah 18 juta. Harga yang cukup premium memang. Sepertinya Huawei menjajal bilang jika tentangan mereka yakni iPhone XS bukan Samsung atau yang lainnya.

Sepertinya sekian dahulu bahasan dari aku. Ga ada habisnya kalo kita bahas teknologi yang kian canggih dewasa ini. Semoga berfaedah.

Beberapa isu diambil dari situs resmi Huawei dan Droidlime.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Martabak Pecenongan 78. Maknyuusss!!

Berkeliling Masjidil Haram Dan Kota Makkah. Umrah Story Part 3 (Makkah)

Di Finlandia Penganguran Digaji Rp 7,8 Juta Sebulan !! Ini Alasannya...